Pencegahan Penyakit Asma

Pencegahan sejak dini merupakan satu-satunya hal yang bisa dilakukan untuk menghindari terjadinya penyakit asma. Namun, karena penyakit ini terkait dengan unsur riwayat keluarga, pencegahan disini hanya sebagai media yang dilakukan untuk memperkecil resiko terjadinya serangan asma.

Usaha-usaha pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya serangan penyakit asma ialah menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kita harus senantiasa bisa menghindari diri dari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya serangan penyakit asma.

1. Menjaga Kesehatan

Menjaga kesehatan merupakan usaha yang tidak terpisahkan dari pengobatan penyakit asma. Bila penderita lemah dan kurang gizi, tidak saja mudah terserang penyakit tetapi juga berarti mudah untuk mendapat serangan penyakit asma beserta komplikasinya. Usaha menjaga kesehatan ini antara lain berupa makan-makanan yang bergizi baik, banyak minum air putih, istirahat yang cukup, rekreasi dan olahrgaa yang sesuai. Penderita dianjurkan banyak mengkonsumsi air putih, kecuali ada larangan dokter.

2. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan dimana penderita hidup sehari-hari sangat mempengaruhi timbulnya serangan asma. Rumah sebaiknya tidak lembab, cukup ventilasi, dan cahaya matahari. Saluran pembuangan air harus lancar. Kamar tidur merupakan tempat yang perlu mendapat perhatian khusus. Sebaiknya kamar tidur sesedikit mungkin berisi barang-barang untuk menghindari debu rumah.

Hewan peliharaan, asap rokok, semprotan nyamuk, semprotan rambut, dan lain-lain dapat menjadi pemicu penyakit asma. Lingkungan pekerjaan juga perlu mendapat perhatian apalagi kalau jelas-jelas ada hubungan antara lingkungan kerja dengan serangan penyakit asma.

3. Menghindari Faktor Pemicu Asma

Alergen yang sering menimbulkan penyakit asma adalah debu. Alergen lain seperti kucing, anjing, burung, perlu mendapat perhatian dan juga perlu diketahui bahwa binatang yang tidak diduga, seperti kecoak dan tikus juga dapat menimbulkan penyakit asma. Infeksi virus saluran pernapasn sering mencetuskan penyakit asma. Sebaiknya penderita asma menjauhi orang-orang yang sedang terserang influenza dan menghindari tempat-tempat ramai atau penuh sesak. Hindari kelelahan yang berlebihan, kehujanan, suhu udara yang ekstrem, berlari-lari mengejar kendaraan umum, atau olaharga yang melelahkan.

Jika akan berolahraga, lakukan pemanasan telebih dahulu dan dianjurkan memakai obat pencegah serangan penyakit asma. Zat-zat yang merangsang saluran napas seperti asap rokok, asap mobil, uap bensin, uap cat, uap zat-zat kimia, dan udara kotor lainnya harus dihindari. Perhatikan obat-obatan untuk darah tinggi, jantung, dan anti rematik. Zat pewarna dan zat pengawet makanan juga dapat menimbulkan penyakit asma.

4. Menggunakan Obat-obat Anti Asma

Pada serangan penyakit asma yang ringan apalagi frekuensinya jarang, penderita boleh memakai bronkodilator, baik bentuk tablet, kapsul, maupun sirup. Tetapi, bila ingin gejala asma yang lebih cepat hilang, jelas aerosol lebih baik. Pada serangan yang lebih berat, bila masih mungkin dapat menambah dosis obat, sering lebih baik mengkombinasikan 2 atau 3 macam obat.

Pada penyakit asma kronis bila keadaannya sudah terkendali dapat dicoba obat-obat pencegah penyakit asma. Tujuan obat-obat pencegah serangan penyakit asma ialah selain untuk mencegah terjadinya serangan penyakit asma juga diharapkan agar penggunaan obat-obat bronkodilator dan steroid sistematik dapat dikurangi dan bahkan kalau mungkin dihentikan.


=====================================

>>> Obat Asma Untuk Meringankan dan Mengobati Penyakit Asma Beserta Gejalanya, Serta Memperlonggar Saluran Napas, Anti Peradangan, Antibiotik Alami, Analgesik dan Memperbaiki Organ Yang Rusak, Produk Herbal, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>