Obat Asma

imagesBelum terlalu lama, yakni baru sejak petengahan tahun 1990-an mulai mengental keyakinan di kalangan kedokteran bahwa asma yang tidak terkendali dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan pada saluran pernapasan dan paru-paru.

Hasil penelitian medis menunjukkan bahwa para penderita asma yang terutama menggantungkan diri pada obat-obatan pelega secara umum memiliki kondisi yang buruk dibanding penderita asma umumnya. Selanjutnya prosentase keharusan kunjungan ke unit gawat darurat (UGD), keharusan mengalami rawat inap dan risiko kematiannya karena asma juga lebih tinggi.

Menurut AAAI (American Academy of Allergy, Asthma & Immnuology) dan perlengkapan bantuan medisnya. Mengenai obat-obatan asma yang sesuai dengan pengolongan menurut AAAI. Berikut ini penggolongan obat asma menurut AAAI, adalah :

1. Obat-obat antiperadangan (preventer)

Usaha pengendalian asma dalam jangka panjang bergantung pada obat-obat antiperadangan atau preventer. Golongan obat ini mencegah dan mengurangi peradangan, pembengkakan saluran pernapasan dan produksi lendir. Cara kerjanya adalah dengan mengurangi sensitivitas saluran pernapasan terhadap pemicu asam yang berupa alergen.

Obat-obatan ini harus digunakan secara teratur dalam jangka panjang. Daya kerjanya lambat/gradual, biasanya mengambil waktu sekitar dua minggu baru terlihat efektivitasnya yang terukur. Selanjutnya untuk mencapai manfaatnya yang maksimal perlu waktu lebih dari sebulan.

Obat anti peradangan bisa digolongkan lagi yang steroid dan non-steroid. Jenis yang steroid tampil sebagai kortikosteroid hirup sedang yang non steroid adalah kromon dan leukotrine modifeir (penghambat efek leukotrin).

- Kortikosteroid hirup

Dari banyak jenis obat-obatan antiperadangan yang paling ampuh dan praktis digunakan adalah kortikosteroid hirup. Selama bertahun-tahun dunia kedokteran telah membuktikannya sebagai obat preventif terbaik untuk melindungi paru-paru dari gejala asma. Kortikosteroid hirup bekerja pada tingkat setiap sel secara individual, membungkam hampir semua sinyal kimiawi yang menjurus ke arah terjadinya peradangan.
Ada beberapa jenis obat asma yang diharuskan menggunakan resep dokter seperti beklometoson dipropionat dengan merek Beclovent disajikan sebagai obat hirup dosis terukur 42 mcg. Dosis ini biasanya untuk anak-anak dengan asma ringan yang membandel.

Dengan merek Vanceril terdapat dua pilihan yaitu Vanceril dosis 40 mcg untuk anak-anak dan vanceril DS untuk pasien dewasa dengan dosisnya dua kali lipa vanceril biasa, yakni dosis 80 mcg.

Selain dengan menggunakan berbagai resep obat asma baik dari resep dokter maupun pengobatan yang disarankan oleh para ahli kesehatan pernapasan. Pengobatan komplementer atau alternatif dapat berperan penting dalam penanganan asma jangka panjang. Namun demikian, pengobatan ini seharusnya tidak menggantikan obat asma konvensional yang diresepkan oleh dokter. Anda harus memberitahu tim penanganan asma Anda segala sesuatu mengenai obat atau teknik alternatif yang Anda gunakan untuk mengontrol asma, sebagai upaya untuk mencegah agar obat alternatif tersebut tidak mengganggu program yang mereka rekomendasikan.

Beberapa pengobatan alternatif paling populer untuk mengontrol asma diantaranya adalah homeopati, akupuntur, dan yoga.


=====================================

>>> Obat Asma Untuk Meringankan dan Mengobati Penyakit Asma Beserta Gejalanya, Serta Memperlonggar Saluran Napas, Anti Peradangan, Antibiotik Alami, Analgesik dan Memperbaiki Organ Yang Rusak, Produk Herbal, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Asma, Gejala Asma, Obat Asma, Penyebab Asma and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>